Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual penskoran dan pengolahan hasil tes dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mengintegrasikan prinsip psikometri, mastery learning, dan nilai-nilai keadilan Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan analisis tematik terhadap literatur evaluasi pendidikan, psikometri, dan pendidikan Islam yang diterbitkan pada rentang 2015-2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa penskoran PAI perlu dibedakan berdasarkan karakteristik instrumen, yaitu tes objektif, uraian, afektif, dan psikomotorik. Untuk tes objektif, koreksi tebakan dapat digunakan secara terbatas pada asesmen sumatif dengan prinsip transparansi. Untuk tes uraian, rubrik analitik lebih disarankan karena meningkatkan konsistensi dan keterlacakan skor. Untuk aspek afektif dan psikomotorik, observasi berbasis rubrik perlu dilengkapi indikator perilaku yang operasional. Pengolahan skor berbasis PAP lebih sesuai untuk kompetensi PAI yang berorientasi ketuntasan, sedangkan PAN dapat digunakan secara terbatas untuk pemetaan posisi relatif peserta didik. Kajian ini menawarkan kerangka evaluasi PAI yang menempatkan validitas, reliabilitas, keadilan, taklif, dan rahmah sebagai prinsip terpadu dalam pengambilan keputusan penilaian.
Copyrights © 2026