Di era volatilitas bisnis modern, pengambilan keputusan strategis oleh manajer memiliki karakteristik unik yang berisiko tinggi dan berdampak jangka panjang, sehingga membutuhkan dukungan data yang solid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam efektivitas penggunaan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) berbasis Enterprise Resource Planning (ERP) dalam proses pengambilan keputusan strategis manajer perusahaan di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif-analitis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap sembilan informan tingkat manajemen puncak dan menengah di tiga perusahaan manufaktur skala besar, yang dilengkapi dengan observasi rapat koordinasi serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIA yang efektif berfungsi sebagai kapabilitas dinamis organisasional dan alat perluasan kognitif (cognitive extension tool) yang mampu mereduksi ambiguitas informasi, menurunkan beban kerja mental, serta menciptakan rasa aman psikologis bagi manajer dalam merumuskan kebijakan. Namun, penelitian ini juga menyingkap adanya hambatan kritis berupa fenomena data overload dan kesenjangan literasi data (data literacy gap) di tingkat manajemen lini tengah yang membuat pemanfaatan fitur simulasi strategis menjadi suboptimal. Hubungan antara kecanggihan teknologi SIA dan kualitas keputusan strategis terbukti tidak bersifat langsung, melainkan dimediasi secara kuat oleh kualitas interpretasi data pengguna dan budaya organisasi yang adaptif. Implikasi praktis penelitian ini menekankan pentingnya investasi pada kapasitas manusia (brainware) melalui pelatihan silang (cross-functional training) dan transformasi peran akuntan menjadi mitra bisnis strategis (strategic business partner).
Copyrights © 2026