Hipertensi sebagai penyakit kronis membutuhkan perawatan jangka panjang dan keterlibatan keluarga. Namun, keberhasilan pengendalian hipertensi dapat dipengaruhi oleh kemandirian keluarga dalam merawat anggota keluarga yang menderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kunjungan rumah perawat berdampak pada kemandirian keluarga pasien hipertensi. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 16 keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan hipertensi dan dipilih menggunakan teknik quota sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner kemandirian keluarga oleh Hayati (2018). Penelitian dilaksanakan di Nagari Koto Tangah, Kabupaten Agam. Intervensi kunjungan rumah dilakukan sebanyak tiga kali dengan frekuensi satu kali setiap minggu selama lima minggu melalui metode ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi. Analisis data menggunakan uji t-test dependen. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh kunjungan rumah perawat terhadap kemandirian keluarga pasien hipertensi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kunjungan rumah terbukti mampu meningkatkan kemandirian keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan hipertensi. Oleh karena itu, perawat perlu mengoptimalkan pelayanan berbasis keluarga melalui program kunjungan rumah secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026