Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan intensitas interaksi virtual di kalangan mahasiswa melalui media sosial dan platform komunikasi daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interaksi virtual terhadap kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa/i Universitas Palangka Raya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah mahasiswa/i Universitas Palangka Raya yang aktif menggunakan media digital, dengan sampel sebanyak 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki intensitas penggunaan media digital yang tinggi serta lebih nyaman melakukan komunikasi melalui media virtual dibandingkan tatap muka. Interaksi virtual juga berpengaruh terhadap perubahan pola komunikasi interpersonal mahasiswa, baik dalam aspek komunikasi tertulis maupun interaksi sosial langsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa interaksi virtual memberikan dampak positif berupa kemudahan komunikasi dan perluasan jaringan sosial, namun juga berpotensi menurunkan kualitas komunikasi interpersonal secara langsung apabila digunakan secara berlebihan. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan antara komunikasi virtual dan komunikasi tatap muka dalam kehidupan mahasiswa.
Copyrights © 2026