Pembentukan karakter peserta didik SMK terhambat oleh rendahnya kompetensi digital guru, lemahnya motivasi kerja, dan belum optimalnya kepemimpinan kepala sekolah secara sinergis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi guru, motivasi kerja, dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap karakter peserta didik SMK di Kabupaten Kampar. Pendekatan kuantitatif korelasional diterapkan dengan melibatkan 125 guru sebagai sampel jenuh dari tiga SMK. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dokumentasi, dianalisis menggunakan regresi berganda, uji-t, uji-F, dan koefisien determinasi. Seluruh uji asumsi klasik terpenuhi. Secara parsial, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap karakter peserta didik, dengan kepemimpinan kepala sekolah sebagai prediktor paling dominan (β = 0,496). Secara simultan, ketiga variabel menjelaskan 38,8% variansi karakter peserta didik. Penguatan kepemimpinan transformasional kepala sekolah perlu diprioritaskan sebagai intervensi kebijakan utama dalam peningkatan mutu pendidikan karakter di SMK.
Copyrights © 2026