Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Indonesia dan menimbulkan dampak terhadap kehidupan masyarakat. Salah satu kejadian banjir terjadi di Desa Helebeik, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, sehingga memerlukan peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam setiap tahapan penanggulangan bencana. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran BPBD Kabupaten Rote Ndao dalam menanggulangi banjir di Desa Helebeik pada tahap pra bencana, saat bencana, dan pascabencana. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan berjumlah 12 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan accidental sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman serta diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD telah melaksanakan sistem peringatan dini, sosialisasi kebencanaan, koordinasi Tim Reaksi Cepat, kaji cepat, penyaluran bantuan kebutuhan dasar, rehabilitasi lingkungan, dan pemberian bantuan tunai stimulan kepada masyarakat terdampak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran BPBD Kabupaten Rote Ndao telah sesuai dengan tahapan manajemen bencana, meskipun masih terdapat keterbatasan berupa belum adanya kajian risiko banjir secara khusus, keterbatasan sarana pendukung, dan bantuan pascabencana yang masih bersifat stimulan.
Copyrights © 2026