Perkembangan komunikasi digital memunculkan fenomena komunikasi tanpa pesan seperti ghosting, diam digital, dan read receipt yang menciptakan makna sosial dari ketiadaan respons, sering memicu dampak emosional negatif di konteks Indonesia. Penelitian ini bertujuan mensintesiskan literatur untuk mengungkap fungsi simboliknya sebagai komunikasi non-verbal. Menggunakan pendekatan kualitatif literature review, populasi mencakup artikel ilmiah 2021-2025 dari basis data seperti ScienceDirect dan jurnal nasional; sampel purposif berdasarkan saturasi tematik. Instrumen dokumen sekunder dianalisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan implikasi. Hasil menunjukkan ghosting sebagai ostrasisme digital yang mengganggu kebutuhan afiliasi, read receipt memicu ekspektasi respons, dan diam digital kontekstual dalam budaya kolektivis. Kesimpulan merekomendasikan literasi digital etis dan penelitian mixed-methods lokal untuk mitigasi dampak relasional.
Copyrights © 2026