Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas kelembagaan Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang dalam pengelolaan sampah. Pengelolaan sampah di Kota Serang masih menghadapi berbagai permasalahan, mulai dari keterbatasan sumber daya hingga capaian pengelolaan sampah yang belum memenuhi target. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Penelitian ini menggunakan teori kapasitas kelembagaan Salvador dan Sancho yang mencakup empat aspek, yaitu kapasitas strategis, kapasitas analitis, kapasitas manajemen organisasi, dan kapasitas kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kapasitas kelembagaan Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang belum optimal. Secara strategis, kebijakan sudah ada tetapi pelaksanaannya terhambat keterbatasan SDM, sarana prasarana, dan kesadaran masyarakat. Secara analitis, pengelolaan data masih manual dan belum terintegrasi. Secara manajemen organisasi, koordinasi antarbidang tidak rutin dan penanganan sampah liar belum memiliki struktur jelas sehingga perlu dibentuk UPTD khusus di hulu. Secara kolaboratif, kemitraan dengan pihak eksternal seperti daerah lain, bank sampah, dan TPS3R sudah berjalan, namun keterlibatan akademisi, komunitas, dan media massa masih insidental. Penguatan kapasitas kelembagaan secara menyeluruh diperlukan agar pengelolaan sampah di Kota Serang dapat berjalan lebih efektif, terpadu, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026