Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah transfer pricing, manajemen laba, dan financial distress berpengaruh terhadap tax avoidance dengan kompensasi eksekutif sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sektor energy yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Sampel penelitian terdiri dari 47 perusahaan dengan total 235 data yang diolah dengan Software Eviews-12. Teknik analisis dalam pengamatan ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transfer pricing memiliki pengaruh negatif terhadap tax avoidance sementara manajemen laba dan financial distress tidak berpengaruh terhadap tax avoidance. Kompensasi eksekutif memoderasi pengaruh transfer pricing terhadap tax avoidance. Kompensasi eksekutif tidak memoderasi pengaruh manajemen laba terhadap tax avoidance. Kompensasi eksekutif tidak memoderasi pengaruh financial distress terhadap tax avoidance.
Copyrights © 2026