Studi ini dilakukan guna menguji dampak pengetahuan keuangan, perilaku keuangan, serta teknologi keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM dengan inklusi keuangan sebagai pemoderasi. Pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode SEM-PLS pada SmartPLS 4 terhadap 100 UMKM di Kota Semarang, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil empiris menunjukkan bahwa teknologi keuangan berdampak positif signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Di sisi lain, pengetahuan keuangan dan perilaku keuangan tidak berdampak signifikan. Selain itu, inklusi keuangan tidak mampu memoderasi dampak pengetahuan, perilaku, maupun teknologi terhadap kinerja keuangan UMKM. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan teknologi keuangan berperan krusial dalam memperbaiki kinerja keuangan UMKM, sehingga penerapan layanan keuangan yang berbasis teknologi mampu mendukung efisiensi pengelolaan keuangan usaha.
Copyrights © 2026