Stabilitas keuangan perbankan merupakan salah satu faktor krusial dalam mempertahankan keberlangsungan sistem keuangan, terutama pada periode yang diwarnai oleh perubahan kondisi ekonomi. Meskipun berbagai indikator kinerja keuangan diyakini berperan dalam menjaga stabilitas bank, hasil penelitian sebelumnya masih memperlihatkan temuan yang belum konsisten. Penelitian ini menganalisis pengaruh kinerja keuangan yang direpresentasikan dengan 4 rasio seperti Non-Performing Loan (NPL), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Net Interest Margin (NIM) terhadap stabilitas keuangan yang diukur menggunakan Z-Score pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk selama periode 2017-2024. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan triwulanan sebanyak 32 observasi yang dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil analisis memperlihatkan bahwa NPL memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap stabilitas keuangan, sedangkan NIM berpengaruh positif dan signifikan. Sebaliknya, BOPO dan LDR belum menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap stabilitas keuangan. Secara bersama-sama, seluruh variabel independen berkontribusi terhadap perubahan stabilitas keuangan. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan risiko kredit serta kemampuan menghasilkan pendapatan bunga merupakan aspek yang berperan dalam menjaga stabilitas keuangan perbankan.
Copyrights © 2026