Pendahuluan: Disabilitas akibat kusta memengaruhi aktivitas keseharian termasuk pekerjaan sehingga berdampak pada produktivitas. Tulisan ini membahas sebuah kasus claw hands pada seorang penyandang kusta dengan telaah bidang kedokteran okupasi. Kasus: Seorang laki-laki berusia 39 tahun, bekerja sebagai pengemudi motor ojek online didiagnosis dengan Eritema Nodosum Leprosum kronis berulang pada kusta tipe lepromatosa dengan claw hands bilateral yang sudah menyelesaikan pengobatan selama 37 bulan. Pasien sempat bekerja namun kehilangan pekerjaan akibat penyakitnya. Saat ini, pasien hanya mengantarkan paket saja. Pasien telah memodifikasi motor agar sesuai dengan kondisi fisiknya, ia mengatur gas dengan menggunakan ujung telapak tangan kanan, dan posisi rem pada setang kiri dimodifikasi agar lebih mendekati sisi kelingking. Derajat stres sedang terdeteksi dalam hal menyelesaikan persoalan pribadi dan ketidaksesuaian harapan menurut Perceived Stress Scale (PSS). Diskusi: Kondisi fisik yang dialami menyebabkan kesulitan dalam menggenggam setang motor secara optimal. Kondisi ini membuat pasien menghadapi tantangan besar dalam mendapatkan serta mempertahankan pekerjaan, yang pada akhirnya dapat memengaruhi kesejahteraan secara keseluruhan. Simpulan: Meskipun terdapat ketidaksesuaian antara tuntutan pekerjaan dan kondisi fisik, pasien telah melakukan modifikasi peralatan sehingga ia tetap bekerja sebagai pengemudi ojek online, tetap dapat produktif dengan keterbatasannya.
Copyrights © 2026