Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu penyebab utama penyakit jantung dan stroke sehingga memerlukan kepatuhan pasien dalam menerapkan gaya hidup sehat. Namun, tingkat kepatuhan pasien hipertensi terhadap gaya hidup sehat masih rendah dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan usia, jenis kelamin, tingkat pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga dengan kepatuhan gaya hidup sehat pada pasien hipertensi di Desa Hutaimbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional terhadap 92 pasien hipertensi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Usia dikelompokkan menjadi dewasa (36–45 tahun), paruh baya (46–65 tahun), dan lansia (>65 tahun).Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia berhubungan signifikan dengan kepatuhan gaya hidup sehat (p = 0,036). Jenis kelamin (p = 0,011), tingkat pengetahuan (p = 0,021), sikap (p = 0,008), dan dukungan keluarga (p = 0,001) juga berhubungan signifikan dengan kepatuhan gaya hidup sehat.Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar upaya pengendalian hipertensi difokuskan pada peningkatan edukasi, pembentukan sikap positif, serta penguatan dukungan keluarga, terutama pada kelompok usia paruh baya yang memiliki tingkat kepatuhan terendah.
Copyrights © 2026