Tanah lempung diketahui memiliki kemampuan daya dukung yang rendah akibat karakteristik plastisitas tinggi serta perubahan volume yang signifikan terhadap variasi kadar air. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis sejauh mana penambahan pasir pantai dapat memengaruhi nilai California Bearing Ratio (CBR) pada tanah lempung di wilayah Kota Pekanbaru Upaya stabilisasi tanah dilakukan dengan mencampurkan pasir pantai Ketaping dalam beberapa variasi proporsi, yakni 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40% dari berat total tanah kering. Pengujian mencakup analisis sifat fisik dan mekanik tanah, seperti kadar air, berat jenis, batas Atterberg, uji pemadatan menggunakan metode Standard Proctor, serta uji CBR dalam kondisi soaked dan unsoaked. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penambahan pasir pantai secara umum mampu meningkatkan nilai CBR dan kepadatan tanah, sekaligus menurunkan nilai indeks plastisitas tanah lempung. Nilai CBR tertinggi ditemukan pada campuran pasir pantai sebesar 40%, yang menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan tanah asli tanpa campuran. Berdasarkan temuan tersebut, pasir pantai dapat dipertimbangkan sebagai material alternatif lokal yang efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan untuk tujuan stabilisasi tanah lempung, khususnya di kawasan pesisir seperti Kota Pekanbaru
Copyrights © 2026