Kebersihan lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan kondisi hidup masyarakat yang sehat dan nyaman. Penelitian ini difokuskan pada pengkajian peran Lurah dalam mendorong terwujudnya kebersihan lingkungan melalui fungsi sebagai motivator, komunikator, dan fasilitator di Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung serta menghambat pelaksanaan upaya kebersihan lingkungan di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi Lurah, koordinator padat karya, staf kebersihan, ketua RT, ketua RW, serta masyarakat setempat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Lurah telah menjalankan perannya sebagai motivator dengan memberikan dorongan dan keteladanan kepada masyarakat, sebagai komunikator melalui penyampaian informasi secara langsung maupun tidak langsung, serta sebagai fasilitator dengan menyediakan sarana kebersihan, mendukung program padat karya, dan menjalin koordinasi dengan pihak terkait. Faktor pendukung dalam pelaksanaan kebersihan lingkungan antara lain dukungan aparatur kelurahan, peran RT dan RW, program padat karya, dukungan tokoh masyarakat, serta adanya regulasi kebersihan dari pemerintah kota palu. Adapun faktor penghambat meliputi rendahnya kesadaran sebagian masyarakat, keterbatasan anggaran dan fasilitas, keterbatasan tenaga kebersihan, serta kondisi lingkungan yang padat. Penelitian ini menegaskan bahwa peran Lurah memiliki pengaruh penting dalam menjaga kebersihan lingkungan, namun masih diperlukan penguatan sumber daya dan peningkatan partisipasi masyarakat agar upaya kebersihan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026