Fluor albus merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri, terutama di daerah beriklim tropis. Kurangnya pengetahuan tentang fluor albus dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pendidikan kesehatan, khususnya metode Focus Group Discussion (FGD), dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang fluor albus melalui literature review. Metode yang digunakan adalah systematic literature review berdasarkan prinsip PRISMA dengan sumber artikel dari Google Scholar dan PubMed tahun 2020–2025. Sebanyak 20 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan secara signifikan meningkatkan pengetahuan remaja putri (p < 0,05). Metode leaflet dan audiovisual terbukti efektif, namun FGD memiliki potensi lebih baik karena bersifat interaktif dan partisipatif. Kesimpulannya, pendidikan kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan tentang fluor albus, dan metode FGD berpotensi menjadi pendekatan yang lebih optimal meskipun masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Copyrights © 2026