Perawat merupakan tenaga kesehatan yang memiliki peran sentral dalam memberikan pelayanan di fasilitas kesehatan seperti puskesmas. Namun, perkembangan teknologi dan tuntutan kerja modern memicu berbagai tekanan psikososial seperti micro-stresses, psychological detachment yang rendah, serta fenomena ethical fading. Kondisi tersebut berdampak pada stres kerja, burnout, serta menurunnya kualitas pengambilan keputusan etis, yang pada akhirnya memengaruhi kinerja perawat dalam memberikan pelayanan yang bermutu. Penulisan ini menggunakan metode literature review melalui pencarian artikel nasional dan internasional dari Google Scholar, PubMed, dan Scopus dengan kata kunci: psikososial, etika digital, kinerja perawat, burnout, psychological detachment. Kriteria inklusi meliputi artikel tahun 2019–2026 yang dapat diakses full text dalam format PDF. Dari 90 artikel yang teridentifikasi, dilakukan skrining hingga diperoleh 20 artikel yang memenuhi kriteria dan dianalisis lebih lanjut melalui ekstraksi data terkait peneliti, metode, sampel, dan hasil penelitian. Hasil review menunjukkan bahwa faktor psikososial seperti stres kerja, burnout, beban kerja berlebih, serta rendahnya kemampuan psychological detachment memiliki hubungan signifikan terhadap penurunan kinerja perawat. Paparan technostress turut menurunkan kesejahteraan mental dan produktivitas. Selain itu, ethical fading berdampak pada menurunnya kualitas keputusan etis dan profesionalisme dalam pelayanan. Etika profesi terbukti berkontribusi signifikan terhadap mutu pelayanan kesehatan. Tekanan psikososial dan tantangan etika digital memberikan dampak nyata terhadap kinerja perawat. Upaya perbaikan dapat dilakukan melalui pengelolaan stres, peningkatan pemahaman etika profesi, penguatan batasan kerja–pribadi.
Copyrights © 2026