Keselamatan pasien merupakan prioritas utama dalam pelayanan kesehatan, namun mahasiswa keperawatan sering kali berkontribusi pada risiko kesalahan selama praktik akibat keterbatasan pengalaman dan faktor psikologis. Human error dalam konteks ini dipengaruhi oleh dimensi yang kompleks, mulai dari aspek teknis hingga kondisi emosional mahasiswa. Studi ini merupakan tinjauan literatur (literature review) yang menganalisis berbagai artikel ilmiah terkait faktor-faktor yang berhubungan dengan human error pada mahasiswa keperawatan. Analisis menunjukkan bahwa faktor psikologis seperti kecemasan tinggi saat ujian keterampilan secara signifikan meningkatkan risiko kesalahan. Sebaliknya, penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi seperti e-module dan simulasi virtual terbukti efektif meningkatkan kepercayaan diri, self-efficacy, dan kemampuan klinis mahasiswa. Selain itu, ditemukan adanya hubungan kuat antara motivasi belajar dengan kemampuan mengelola stres akademik dan kecemasan. Human error pada mahasiswa keperawatan dapat diminimalisir melalui peningkatan kesadaran keselamatan pasien, penguatan motivasi internal, dan penerapan metode pembelajaran simulatif yang mampu mereduksi kecemasan serta membangun kesiapan teknis sebelum terjun ke lahan praktik.
Copyrights © 2026