Limbah organik rumah tangga seperti sisa sampah dapur dan air cucian beras memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair (POC) guna mengurangi pencemaran lingkungan dan mendukung pertanian berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik cair melalui pendekatan literature review. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari berbagai artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa POC umumnya dibuat melalui fermentasi anaerob selama 7–14 hari menggunakan bioaktivator seperti EM4, gula merah, molase, ragi tape, dan Yakult. Bahan utama yang banyak digunakan meliputi air cucian beras, sisa sayuran, kulit buah, nasi basi, dan limbah dapur lainnya. POC yang dihasilkan mengandung unsur hara penting seperti nitrogen, fosfor, kalium, magnesium, sulfur, vitamin B1, dan karbohidrat yang bermanfaat dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman, kesuburan tanah, serta aktivitas mikroorganisme tanah. Selain itu, pemanfaatan POC mampu mengurangi volume limbah organik rumah tangga, menekan pencemaran lingkungan, dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Dengan demikian, limbah rumah tangga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pupuk yang sederhana, ekonomis, dan ramah lingkungan untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Household organic waste, such as kitchen waste and rice washing water, has the potential to be utilized as liquid organic fertilizer (LOF) to reduce environmental pollution and support sustainable agriculture. This study aimed to examine the use of household waste as raw material for producing liquid organic fertilizer through a literature review approach. The research employed a descriptive qualitative method using secondary data from relevant scientific articles. The review showed that LOF is commonly produced through anaerobic fermentation for 7–14 days using bioactivators such as EM4, brown sugar, molasses, tape yeast, and Yakult. Common raw materials include rice washing water, vegetable residues, fruit peels, stale rice, and other kitchen waste. The resulting fertilizer generally contains essential nutrients such as nitrogen, phosphorus, potassium, magnesium, sulfur, vitamin B1, and carbohydrates, which can improve plant growth, soil fertility, and microbial activity. In addition, the use of LOF helps reduce household organic waste, minimize environmental pollution, and decrease dependence on chemical fertilizers. Therefore, household waste can be effectively utilized as a simple, economical, and environmentally friendly alternative fertilizer that supports sustainable agriculture.
Copyrights © 2026