Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran nilai kepasundanan dalam membentuk transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan pada PT Melania Indonesia Ciwidey. Laporan keuangan tidak semata-mata merepresentasikan angka, tetapi juga mencerminkan nilai, etika, dan budaya organisasi yang melatarbelakanginya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara sebagai metode utama pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kepasundanan seperti kejujuran, tanggung jawab, keterbukaan, serta semangat kebersamaan berkontribusi secara signifikan dalam menciptakan praktik pelaporan keuangan yang transparan dan akuntabel. Hal ini tercermin dalam proses pencatatan yang sistematis, penggunaan bukti transaksi yang valid, serta penerapan standar akuntansi yang mengacu pada Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Meskipun perusahaan menghadapi kendala dalam integrasi data antardivisi, nilai budaya yang kuat mendorong adanya koordinasi yang efektif dan adaptasi melalui pemanfaatan sistem informasi akuntansi. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa budaya lokal, khususnya kepasundanan, tidak hanya berfungsi sebagai identitas sosial, tetapi juga sebagai fondasi etis yang memperkuat kualitas dan kredibilitas laporan keuangan perusahaan.
Copyrights © 2026