Saat ini, menggunakan media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari siswa sekolah dasar. Siswa sering menggunakan platform seperti TikTok, Instagram, dan Facebook untuk mencari hiburan, berkomunikasi, dan mengikuti tren informasi. Penggunaan media sosial yang semakin meningkat tidak hanya mempermudah mendapatkan informasi, tetapi juga dapat memengaruhi cara siswa berinteraksi satu sama lain. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana media sosial berdampak pada kebiasaan berbahasa siswa di SDN 060879 Medan Timur. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dilakukan melalui pendekatan deskriptif. Observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi adalah metode yang digunakan untuk mendapatkan data. Menurut penelitian, sebagian besar siswa aktif menggunakan media sosial, khususnya TikTok. Kebiasaan berbahasa siswa dipengaruhi oleh penggunaan media sosial, seperti yang ditunjukkan oleh peningkatan penggunaan bahasa gaul, peniruan kata-kata yang sedang viral, dan penurunan penggunaan bahasa yang santun dalam percakapan sehari-hari. Media sosial juga bermanfaat bagi siswa, seperti memperluas wawasan mereka, memperluas kosakata mereka, dan membuatnya lebih mudah untuk mendapatkan informasi. Oleh karena itu, peran orang tua dan guru sangat penting untuk mengajarkan siswa bagaimana menggunakan media sosial secara bijak sambil memperhatikan tata bahasa
Copyrights © 2026