Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya strategis dalam mengendalikan jumlah serta jarak kelahiran guna meningkatkan kualitas hidup keluarga dan menurunkan angka kematian ibu, Menurut Sister Callista Roy, manusia merupakan sistem adaptif yang mampu merespons stimulus internal dan eksternal melalui proses koping dan adaptasi. Dalam penggunaan kontrasepsi, pasangan usia subur memerlukan kemampuan adaptasi fisiologis, psikologis, dan sosial agar mampu mempertahankan keberhasilan penggunaan kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan mekanisme koping, regulator subsystem, cognator subsystem, dan Spousal Dyadic Adaptation (SDA) berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode penelitian menggunakan Literature Review dengan menelaah 20 jurnal nasional dan internasional tahun 2021–2025 yang diperoleh melalui Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Kata kunci yang digunakan yaitu “dyadic coping”, “Roy Adaptation Model”, “contraceptive use”, “spousal dyadic adaptation”, dan “coping mechanism”. Hasil literature review menunjukkan bahwa mekanisme koping adaptif, dukungan pasangan, komunikasi dyadic, regulator subsystem yang baik, serta cognator subsystem positif berhubungan dengan keberhasilan penggunaan kontrasepsi dan peningkatan SDA. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa dyadic coping berperan dalam meningkatkan kesehatan mental, kepuasan hubungan, serta kemampuan pasangan dalam menghaddapi setres selama penggunaan kontrasepsi. Selain itu, persepsi negatif terhadap efek samping kontrasepsi diketahui memengaruhi keberlanjutan penggunaan kontrasepsi. Dukungan suami juga terbukti memiliki hubungan signifikan dengan kenyamanan dan keberhasilan penggunaan kontrasepsi pada pasangan usia subur. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan penggunaan kontrasepsi dipengaruhi oleh kemampuan adaptasi pasangan secara biopsikososial berdasarkan Roy Adaptation Model dan konsep Spousal Dyadic Adaptation. The Family Planning (FP) Program is a strategic effort to control the number and spacing of births to improve the quality of family life and reduce maternal mortality. According to Sister Callista Roy, humans are adaptive systems capable of responding to internal and external stimuli through coping and adaptation processes. In using contraception, fertile couples require physiological, psychological, and social adaptation skills to be able to maintain successful contraceptive use. This study aims to analyze the relationship between coping mechanisms, regulator subsystems, cognator subsystems, and Spousal Dyadic Adaptation (SDA) based on the results of previous research. The research method used a Literature Review by examining 20 national and international journals from 2021–2025 obtained through Google Scholar, PubMed, and ScienceDirect. The keywords used were "dyadic coping", "Roy Adaptation Model", "contraceptive use", "spousal dyadic adaptation", and "coping mechanism". The results of the literature review showed that adaptive coping mechanisms, partner support, dyadic communication, good regulator subsystems, and positive cognator subsystems were related to successful contraceptive use and increased SDA. Various studies have shown that dyadic coping plays a role in improving mental health, relationship satisfaction, and couples' ability to cope with stress during contraceptive use. Furthermore, negative perceptions of contraceptive side effects are known to influence continued contraceptive use. Husband's support has also been shown to significantly correlate with comfort and success in contraceptive use among couples of childbearing age. The conclusion of this study indicates that successful contraceptive use is influenced by the couple's biopsychosocial adaptation abilities, based on the Roy Adaptation Model and the concept of Spousal Dyadic Adaptation.
Copyrights © 2026