Penyalahgunaan narkoba di Indonesia merupakan permasalahan serius yang berdampak luas terhadap kesehatan, produktivitas, dan pembangunan sosial ekonomi bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pendidikan dan kemiskinan terhadap tingkat penyalahgunaan narkoba di Indonesia menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data time series periode 2014-2023 dari BNN dan BPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) belum secara langsung menurunkan angka penyalahgunaan narkoba karena belum diimbangi dengan peningkatan kualitas pendidikan. Sebaliknya, tingkat kemiskinan menunjukkan pola yang lebih sinkron, di mana kenaikan kemiskinan khususnya saat pandemi 2020-2021 beriringan dengan lonjakan penyalahgunaan narkoba. Upaya pencegahan perlu dilakukan secara terpadu melalui peningkatan kualitas pendidikan, pengentasan kemiskinan, dan penguatan lingkungan sosial.
Copyrights © 2026