Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

BUMDesa Performance Ranking Analysis in Kampar Regency Based on Kepmendesa No. 145/2022 Amanda Novawati Theresia; Dewi Ellyssa Afriani Lubis; Donna Suryani Malau; M. Fachry Alfhanza; Trilian Febrianti Gulo; Taryono
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Keuangan Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: Mei-Juli
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the performance of Village-Owned Enterprises (BUMDesa) based on four national ranking categories Pioneer, Beginner, Developing, and Advanced in Kampar Regency, Riau Province, using the indicators of Ministerial Decree No. 145 of 2022. A descriptive qualitative case study approach was employed, examining four representative BUMDesa: BUMDesa Permata Sakti Aursati (Pioneer), BUMDesa Koto Sepakat (Beginner), BUMDesa Teratai Kelulut (Developing), and BUMDesa Kampung Patin (Advanced) Data were sourced from data.go.id, Satu Data Kampar, and recent academic literature. Most BUMDesa in Kampar Regency remain in the Pioneer (76 units) and Developing (100 units) categories. Key barriers include limited institutional capacity, non-professional management, limited capital, minimal external partnerships, and low financial reporting accountability. This study provides empirical analysis based on the Kepmendesa 145/2022 ranking indicators and Business Model Canvas (BMC) as a transformation framework for BUMDesa toward the Advanced category. Structured assistance through simple management audits, administrative digitalization, and strengthening strategic partnerships is needed.
Analisis Hubungan Tingkat Pendidikan dan Kemiskinan terhadap Tingkat Penyalahgunaan Narkoba di Indonesia Muhammad Fachry Alfhanza; Amanda Novawati Theresia; Dewi Ellyssa Afriani Lubis; Donna Suryani Malau; Trillian Febrianti Gulo; Ufira Isbah
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v4i2.2029

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di Indonesia merupakan permasalahan serius yang berdampak luas terhadap kesehatan, produktivitas, dan pembangunan sosial ekonomi bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pendidikan dan kemiskinan terhadap tingkat penyalahgunaan narkoba di Indonesia menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data time series periode 2014-2023 dari BNN dan BPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) belum secara langsung menurunkan angka penyalahgunaan narkoba karena belum diimbangi dengan peningkatan kualitas pendidikan. Sebaliknya, tingkat kemiskinan menunjukkan pola yang lebih sinkron, di mana kenaikan kemiskinan khususnya saat pandemi 2020-2021 beriringan dengan lonjakan penyalahgunaan narkoba. Upaya pencegahan perlu dilakukan secara terpadu melalui peningkatan kualitas pendidikan, pengentasan kemiskinan, dan penguatan lingkungan sosial.
Pemanfaatan Rocket Stove Sebagai Solusi Pengurangan Pembakaran Sampah Terbuka di Desa Paya Rumbai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu oleh Mahasiswa Kukerta UNRI 2026 Masyitah; Aisyah Karimah; David Riski Saputra; Donna Suryani Malau; Jihan Salsabila; Kiki Herdiansyah Lubis; Muhammad Fakhri Hafizh; Mutia Hasanah; Nada Salsabila; Nadia Dwi Putri; Ratna Dewi; Windi Arjuna Saputra
Dedikasi Mandiri Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Dedikasi Mandiri Nusantara - Agustus 2026
Publisher : Dedikasi Mandiri Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21993007

Abstract

Sampah rumah tangga yang tidak terkelola dengan baik masih menjadi persoalan lingkungan di berbagai wilayah perdesaan Indonesia, terutama pada wilayah yang memiliki keterbatasan fasilitas pengumpulan dan pengolahan sampah. Keterbatasan pelayanan pengelolaan sampah dapat mendorong masyarakat melakukan pengelolaan secara mandiri, termasuk melalui pembakaran sampah secara terbuka. Pembakaran sampah terbuka berpotensi menghasilkan partikulat dan black carbon serta dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat yang berada di sekitar lokasi pembakaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengurangi praktik pembakaran sampah secara mandiri melalui pembangunan Rocket Stove sebagai fasilitas pembakaran sampah yang lebih terpusat dan terkontrol. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan koordinasi dengan perangkat desa, perancangan dan pembangunan fasilitas, serta serah terima kepada masyarakat. Rocket Stove dirancang berbentuk L, dibangun menggunakan campuran semen dan bata ringan (hebel), serta ditempatkan di samping Pasar Senin Desa Paya Rumbai. Pembangunan dilaksanakan pada 29 Juli 2026 selama kurang lebih lima jam dengan melibatkan mahasiswa KUKERTA, warga setempat, dan Ketua RT 07. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa fasilitas berhasil dibangun dan siap dimanfaatkan sebagai alternatif pengelolaan sampah yang lebih terarah dibandingkan pembakaran secara individual di halaman rumah. Penerapan Rocket Stove sebagai teknologi pembakaran sampah telah dikembangkan dalam beberapa kegiatan pengabdian masyarakat di Indonesia dan menunjukkan potensi sebagai alternatif teknologi pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Namun, efektivitas fasilitas dalam menurunkan emisi belum dapat dinyatakan secara kuantitatif karena kegiatan ini belum dilengkapi pengukuran kualitas udara dan karakteristik emisi. Oleh karena itu, pemantauan dan penelitian lanjutan diperlukan untuk mengetahui dampak penggunaan Rocket Stove terhadap kualitas udara dan perubahan perilaku masyarakat.
Pemanfaatan Rocket Stove Sebagai Solusi Pengurangan Pembakaran Sampah Terbuka di Desa Paya Rumbai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu oleh Mahasiswa Kukerta UNRI 2026 Masyitah; Aisyah Karimah; David Riski Saputra; Donna Suryani Malau; Jihan Salsabila; Kiki Herdiansyah Lubis; Muhammad Fakhri Hafizh; Mutia Hasanah; Nada Salsabila; Nadia Dwi Putri; Ratna Dewi; Windi Arjuna Saputra
Dedikasi Mandiri Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Dedikasi Mandiri Nusantara - Agustus 2026
Publisher : Dedikasi Mandiri Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21993007

Abstract

Sampah rumah tangga yang tidak terkelola dengan baik masih menjadi persoalan lingkungan di berbagai wilayah perdesaan Indonesia, terutama pada wilayah yang memiliki keterbatasan fasilitas pengumpulan dan pengolahan sampah. Keterbatasan pelayanan pengelolaan sampah dapat mendorong masyarakat melakukan pengelolaan secara mandiri, termasuk melalui pembakaran sampah secara terbuka. Pembakaran sampah terbuka berpotensi menghasilkan partikulat dan black carbon serta dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat yang berada di sekitar lokasi pembakaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengurangi praktik pembakaran sampah secara mandiri melalui pembangunan Rocket Stove sebagai fasilitas pembakaran sampah yang lebih terpusat dan terkontrol. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan koordinasi dengan perangkat desa, perancangan dan pembangunan fasilitas, serta serah terima kepada masyarakat. Rocket Stove dirancang berbentuk L, dibangun menggunakan campuran semen dan bata ringan (hebel), serta ditempatkan di samping Pasar Senin Desa Paya Rumbai. Pembangunan dilaksanakan pada 29 Juli 2026 selama kurang lebih lima jam dengan melibatkan mahasiswa KUKERTA, warga setempat, dan Ketua RT 07. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa fasilitas berhasil dibangun dan siap dimanfaatkan sebagai alternatif pengelolaan sampah yang lebih terarah dibandingkan pembakaran secara individual di halaman rumah. Penerapan Rocket Stove sebagai teknologi pembakaran sampah telah dikembangkan dalam beberapa kegiatan pengabdian masyarakat di Indonesia dan menunjukkan potensi sebagai alternatif teknologi pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Namun, efektivitas fasilitas dalam menurunkan emisi belum dapat dinyatakan secara kuantitatif karena kegiatan ini belum dilengkapi pengukuran kualitas udara dan karakteristik emisi. Oleh karena itu, pemantauan dan penelitian lanjutan diperlukan untuk mengetahui dampak penggunaan Rocket Stove terhadap kualitas udara dan perubahan perilaku masyarakat.