Perkembangan e-commerce di Indonesia telah mempercepat transformasi digital di berbagai sektor, termasuk industri percetakan. Apins Digital sebagai pelaku usaha print-on-demand menghadapi tantangan dalam pengelolaan rantai pasok (supply chain) yang melibatkan vendor eksternal sebanyak 80% dan produksi internal sebesar 20%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alur supply chain Apins Digital melalui platform Shopee, mengidentifikasi kendala produksi dan distribusi, serta merumuskan strategi penguatan manajemen rantai pasok agar lebih efisien, responsif, dan konsisten. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan model SCOR (Supply Chain Operations Reference). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah utama terletak pada keterlambatan vendor, kualitas hasil cetak yang bervariasi, dan komunikasi yang kurang efektif. Solusi yang diusulkan mencakup peningkatan kapasitas produksi internal, otomatisasi proses konfirmasi desain, serta evaluasi performa vendor secara berkala. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, kualitas layanan, dan kepuasan pelanggan.
Copyrights © 2026