Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan K3 dalam Mengurangi Resiko Kecelakaan Kerja di Tempat Pencucian Mobil Mirror Autolab Ella Fenti Cahyani; Andri Susanto; Priska Wulan Ndari
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v4i2.2103

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada aktivitas pencucian mobil dengan menggunakan metode likelihood dan consequence melalui pendekatan matriks risiko. Penelitian ini dilakukan di Mirror Autolab Kota Malang dengan tujuan untuk mengetahui tingkat risiko K3 pada aktivitas pencucian mobil. Data diperoleh dari hasil observasi lapangan dan wawancara dengan pekerja. Penilaian risiko dilaukan dengan memberikan skor likelihood dan consequence pada skala 1 – 5, kemudian dikalikan untuk menentukan tingkat risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa potensi bahaya dengan tingkat risiko yang berbeda, mulai dari risiko rendah hingga tinggi. Risiko tersebut dipengaruhi oleh kurang optimalnya penggunakaan Alat Pelindung Diri (APD), penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang belum konsisten, serta kondisi lingkungan kerja. Oleh karena itu, peningkatan penerapan K3 diperlukan sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja.
Strategi Supply Chain Management dalam Bisnis Percetakan Apins Digital di Era E-Commerce Muhammad Ali Farhan; Andri Susanto; Priska Wulan Ndari
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v4i2.2165

Abstract

Perkembangan e-commerce di Indonesia telah mempercepat transformasi digital di berbagai sektor, termasuk industri percetakan. Apins Digital sebagai pelaku usaha print-on-demand menghadapi tantangan dalam pengelolaan rantai pasok (supply chain) yang melibatkan vendor eksternal sebanyak 80% dan produksi internal sebesar 20%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alur supply chain Apins Digital melalui platform Shopee, mengidentifikasi kendala produksi dan distribusi, serta merumuskan strategi penguatan manajemen rantai pasok agar lebih efisien, responsif, dan konsisten. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan model SCOR (Supply Chain Operations Reference). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah utama terletak pada keterlambatan vendor, kualitas hasil cetak yang bervariasi, dan komunikasi yang kurang efektif. Solusi yang diusulkan mencakup peningkatan kapasitas produksi internal, otomatisasi proses konfirmasi desain, serta evaluasi performa vendor secara berkala. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, kualitas layanan, dan kepuasan pelanggan.
Optimalisasi Potensi Siswa Sma/Smk Ruteng, NTT untuk Dunia Kerja dan Pendidikan Tinggi Melalui Pelatihan Kepemimpinan dan Keterampilan Digital Abdul Hakim; Yulanda Elis Meyana; Dany Febrianto; Andri Susanto; Panji Priya Sahita; Didit Rahadi W
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Vol. 4 No. 1 Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik Multimedia Internasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi siswa SMA dan SMK dalam menghadapi dunia kerja dan pendidikan tinggi melalui pelatihan kepemimpinan dan keterampilan digital di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih terbatasnya kesiapan siswa dalam aspek kepemimpinan, literasi digital, dan manajemen diri, yang merupakan kompetensi penting dalam menghadapi tuntutan dunia kerja dan pendidikan tinggi di era digital. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis masyarakat (community-based approach), yang melibatkan siswa dan pihak sekolah secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Kegiatan PKM dilaksanakan pada 13 Desember 2025 melalui pelatihan interaktif yang mencakup pengembangan kepemimpinan, keterampilan komunikasi, kerja sama tim, serta pemanfaatan teknologi digital untuk pembelajaran dan persiapan karier. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, sikap positif, dan kesiapan siswa dalam menghadapi dunia kerja dan pendidikan tinggi, serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya penguasaan keterampilan digital dan kepemimpinan sebagai bekal masa depan. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan generasi muda dan berpotensi menjadi model pengabdian yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa.
Peningkatan Kompetensi Public Speaking Sebagai Bekal Kesiapan Magang Mahasiswa Semester VI Di Perguruan Tinggi Swasta Fahmi saifudin; Maria Anishya; Andri Susanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 4 (2025): Vol 3 No 4 Tahun 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik Multimedia Internasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi public speaking sebagai bekal kesiapan magang mahasiswa semester VI di Perguruan Tinggi Swasta. Kemampuan komunikasi profesional merupakan salah satu soft skills yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja, namun masih banyak mahasiswa yang mengalami kendala dalam kepercayaan diri dan teknik penyampaian saat berbicara di depan umum. Kegiatan ini dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui metode webinar yang melibatkan mahasiswa dari Kota Malang, Lumajang, dan Probolinggo. Tahapan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan pelatihan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep public speaking, kepercayaan diri, serta kemampuan presentasi mahasiswa setelah mengikuti pelatihan. Dengan demikian, pelatihan public speaking terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapan profesional mahasiswa sebelum memasuki program magang. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model penguatan soft skills yang berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Pelatihan Berbasis Teaching Factory Digital Untuk Meningkatkan Kesiapan Kerja Siswa SMK Melalui Integrasi Manajemen Produksi, Smart Packaging, Dan Quality Control Pada Industri Manufaktur Yulanda Elis Meyana; Priska Wulan Ndari; Rini Aprilia Lestari; Andri Susanto; Fahmi Syaifuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Vol. 4 No. 2 Juli 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik Multimedia Internasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesiapan kerja lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung kebutuhan sumber daya manusia yang kompeten pada sektor industri manufaktur. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap identifikasi masalah, perencanaan tindakan, pelaksanaan aksi, serta evaluasi dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan di Hall SMK NMC pada tanggal 11–13 Mei 2026 melalui seminar, diskusi interaktif, demonstrasi, praktik kelompok, presentasi hasil, dan pameran karya peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan observasi, dokumentasi, pre-test , post-test , serta penilaian terhadap hasil praktik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menerapkan konsep manajemen produksi, pengendalian mutu, dan pengembangan smart packaging berbasis digital. Selain itu, peserta juga mengalami peningkatan kompetensi dalam berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, literasi digital, dan pemecahan masalah. Program ini menghasilkan model pelatihan berbasis Teaching Factory Digital yang dapat diterapkan secara berkelanjutan sebagai upaya memperkuat pembelajaran vokasi dan meningkatkan kesiapan kerja lulusan sesuai dengan kebutuhan industri manufaktur modern