Kajian Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi
Vol. 3 No. 2 (2026): Juni: Kajian Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi

Kapabilitas Manajerial Dinamis Aparatur Desa dalam Transformasi Digital Pelayanan Publik

Dea Winada (Unknown)
M. Yusuf (Unknown)
Uswatun Asiah (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Jun 2026

Abstract

This study analyzes the dynamic managerial capabilities of village apparatus in the digital transformation of public services in Rengas Bandung Village and SimpangSungai Duren Village, Jambi Luar Kota District, MuaroJambi Regency. This research uses a qualitative descriptive method through in-depth interviews, observation, and documentation. The analysis framework applies nine indicators of dynamic managerial capabilities: sensing capability, seizing capability, innovation capability, integrative capability, empowering capability, innovation readiness, resource readiness, participatory and collaborative mindset, and strategic readiness. The findings show that both villages have begun implementing digitalization through the Village Information System, village websites, and social media, but remain in the early stages of development. RengasBandung Village demonstrates stronger analytical sensing and strategic planning orientation, while Simpang Sungai Duren Village shows more applicative implementation in daily public services. Both villages still face challenges including limited digital competencies among apparatus, unstable internet infrastructure, low community digital literacy, and the absence of integrated long-term digitalization planning. Penelitian ini menganalisis kapabilitas manajerialdinamis aparatur desa dalam transformasi digital pelayananpublik di Desa Rengas Bandung dan Desa Simpang Sungai Duren, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten MuaroJambi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptifkualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Kerangka analisis yang digunakan mencakupsembilan indikator kapabilitas manajerial dinamis: sensing capability, seizing capability, innovation capability, integrative capability, empowering capability, innovation readiness, resource readiness, participatory and collaborative mindset, dan strategic readiness. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa kedua desa telah mulai menerapkandigitalisasi melalui Sistem Informasi Desa, website desa, dan media sosial, namun masih berada pada tahap awalpengembangan. Desa Rengas Bandung menunjukkankemampuan sensing yang lebih analitis dan orientasiperencanaan yang lebih strategis, sementara Desa SimpangSungai Duren menampilkan implementasi yang lebih aplikatifdalam pelayanan sehari-hari. Kedua desa masih menghadapitantangan berupa keterbatasan kompetensi digital aparatur, infrastruktur internet yang belum stabil, rendahnya literasidigital masyarakat, dan belum adanya perencanaan digitalisasijangka panjang yang terintegrasi.  

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Kajian

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Kajian Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi, Jurnal ini ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia, Jurnal ini menjadi ruang penting untuk mendalami interaksi yang kompleks antara administrasi publik dan ilmu komunikasi. ...