Tatalepa merupakan program milik Museum Gedung Sate yang fokus dengan tujuannya dalam melestarikan pengetahuan dan kebudayaan lokal lewat pendokumentasian budaya dalam bentuk konten video. Program Tatalepa merupakan salah satu contoh upaya pelestarian pengetahuan lokal Jawa Barat yang memiliki banyak peluang untuk dikembangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi permasalahan dari program Tatalepa sebelumnya dengan menggunakan analisis SWOT, membuat rancangan pedoman inovasi program Tatalepa, dan menganalisis rancangan dengan kajian atau teori yang berhubungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan R&D (Research and Development) dan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, FGD (Focus Group Discussion), studi dokumentasi, dan analisis SWOT. Penelitian dilakukan di Museum Gedung Sate pada Agustus 2024 hingga Februari 2025 dengan mengikuti lima tahap awal model penelitian dan pengembangan serta melibatkan staf Museum Gedung Sate selaku penanggung jawab program Tatalepa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program Tatalepa memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai sarana pelestarian pengetahuan lokal Jawa Barat. Penelitian ini menghasilkan sebuah rancangan inovasi program Tatalepa yang disusun berdasarkan analisis dari program sebelumnya dan mengidentifikasi kebutuhan Museum Gedung Sate dalam proses pengembangan program yang berkelanjutan. Rancangan tersebut memuat tiga komponen utama, yaitu pendokumentasian pengetahuan lokal, aktivitas interaktif untuk pemajuan budaya, serta kolaborasi dan edukasi, yang sekaligus mencerminkan praktik knowledge sharing di tengah masyarakat.
Copyrights © 2026