Jalan merupakan infrastruktur transportasi darat yang berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa. Seiring dengan bertambahnya umur pelayanan, beban lalu lintas, serta pengaruh faktor lingkungan, kondisi perkerasan jalan dapat mengalami penurunan kinerja. Salah satu faktor yang dapat mempercepat kerusakan perkerasan adalah kondisi sistem drainase yang tidak berfungsi dengan baik sehingga menyebabkan genangan air pada permukaan jalan. Ruas Jalan Batuyang di Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali merupakan salah satu ruas jalan yang menunjang aktivitas masyarakat, namun pada beberapa bagian ruas jalan tersebut ditemukan berbagai jenis kerusakan perkerasan serta kondisi drainase yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi perkerasan jalan menggunakan metode Indeks Kondisi Perkerasan (IKP), mengevaluasi kondisi drainase, serta mengetahui hubungan antara kondisi drainase dengan tingkat kerusakan perkerasan jalan. Penelitian dilakukan melalui survei lapangan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan perkerasan dan kondisi drainase. Penilaian kondisi perkerasan dilakukan menggunakan metode IKP, sedangkan hubungan antara kondisi drainase dan kondisi perkerasan dianalisis menggunakan uji statistik One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IKP berada pada rentang 37 hingga 83 yang menunjukkan kondisi perkerasan dari kategori buruk hingga baik. Hasil uji ANOVA menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,966 (p 0,05) yang berarti kondisi drainase tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kondisi perkerasan jalan. Oleh karena itu, pemeliharaan sistem drainase tetap perlu dilakukan untuk menjaga kinerja perkerasan jalan.
Copyrights © 2026