Proyek pembangunan kerap menghadapi kendala tingginya biaya konstruksi, terutama pada pekerjaan struktur dan arsitektur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komponen pekerjaan yang berpotensi menimbulkan pemborosan biaya, menganalisis alternatif yang lebih efisien, serta memberikan rekomendasi solusi yang dapat meningkatkan nilai (value) proyek. Metode penelitian dilakukan menggunakan metode Value Engineering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa komponen pekerjaan pada pasangan dinding dan plesteran memiliki peluang penghematan biaya yang signifikan melalui pemilihan material serta metode pelaksanaan yang lebih tepat. Alternatif yang direkomendasikan mampu menghasilkan selisih biaya antara Rp 1.188.927.015,46 pada desain awal dan Rp 633.813.750,19 pada desain hasil Value Engineering. Penghematan yang diperoleh mencapai Rp 555.113.265,27 atau sekitar 46,72% dari total biaya awal. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan Value Engineering efektif dalam meningkatkan efisiensi biaya tanpa menurunkan fungsi bangunan.
Copyrights © 2026