Kemajuan teknologi digital mendorong transformasi industri penerbitan, termasuk munculnya penerbitan mandiri (self-publishing) yang memungkinkan penulis menerbitkan karya secara otonom. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) sebagai alat bantu literasi digital dalam industri penerbitan mandiri. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui penelusuran berbagai sumber ilmiah di Google Scholar menggunakan kata kunci Artificial Intelligence, Digital Literacy, Natural Language Processing, dan Self-Publishing. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI dimanfaatkan pada berbagai tahapan penerbitan mandiri, mulai dari penulisan, penyuntingan, penataan letak, desain sampul, hingga promosi karya. Teknologi berbasis Natural Language Processing (NLP) seperti Grammarly dan LanguageTool membantu meningkatkan kualitas naskah melalui deteksi kesalahan tata bahasa, ejaan, dan struktur kalimat, sedangkan platform seperti Canva AI mendukung produksi visual secara lebih efisien. Meskipun demikian, pemanfaatan AI tetap perlu diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis pengguna karena teknologi ini masih berpotensi menghasilkan informasi yang kurang akurat. AI berperan memperkuat, bukan menggantikan, literasi digital penulis independen di era transformasi digital.
Copyrights © 2026