Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi manajemen risiko operasional dan kemampuan kontinjensi event organizer dalam penyelenggaraan sport tourism di Danau Toba dengan fokus pada Aquabike Jetski World Championship 2024. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods yang menggabungkan analisis kualitatif melalui studi dokumentasi dan analisis kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 10 responden. Data dianalisis secara deskriptif dan interpretatif untuk mengidentifikasi risiko operasional, kesiapan kontinjensi, serta strategi mitigasi yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan event sport tourism menghadapi berbagai risiko operasional yang berkaitan dengan kondisi lingkungan, keamanan, dan kompleksitas pelaksanaan kegiatan. Sebanyak lebih dari 70% responden menyatakan bahwa manajemen risiko dan kesiapan kontinjensi merupakan faktor penting dalam keberhasilan event. Selain itu, penyelenggara telah menerapkan berbagai strategi mitigasi, seperti pengamanan terpadu, pengendalian kerumunan, dan kesiapan tim medis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi manajemen risiko operasional dan kemampuan kontinjensi berperan penting dalam mewujudkan penyelenggaraan event yang aman, efektif, dan berkelanjutan. Kata kunci: Manajemen risiko, kontinjensi, event organizer, sport tourism, Danau Toba
Copyrights © 2026