SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
Vol 10, No 3 (2026): June (In Progress)

Sembrani rumah edukasi dan pengelolaan sampah secara digital di Desa Sukoanyar Wajak

Wida Anggraini (Universitas Islam Malang)
Nurul Humaidah (Universitas Islam Malang)
Fitri Puji Rahayu (Universitas Islam Malang)
Naufal Syaifullah (Universitas Islam Malang)
Ilham Rizki Maulana (Universitas Islam Malang)
Juliana Anggraini (Universitas Islam Malang)
Nada Pricilia (Universitas Islam Malang)
Wulandari Wulandari (Universitas Islam Malang)
Zhuliana Ilmi Fadilah (Universitas Islam Malang)



Article Info

Publish Date
16 Jun 2026

Abstract

Abstrak Sampah jika dikelola dan didigitalisasi akan mempunyai nilai ekonomi pada masyarakat. Desa Sukoanyar menghasilkan sampah yang tidak dikelola dengan baik sehingga menganggu masyarakat dan lingkungan.  Tujuan program adalah memberdayakan masyarakat melalui pemilahan dan pengolahan sampah dengan manajemen pengelolaan secara digital. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pengenalan dan launching aplikasi, edukasi dan pelatihan, demplot, pemilihan duta sembrani, pembentukan struktur dan lembaga serta audiensi dan lokakarya. Mitra sasaran program adalah masyarakat pengelola sampah di Desa Sukoanyar Wajak Kabupaten Malang. Evaluasi program melalui wawancara dan penyebaran kuisioner sebelum dan setelah pelaksanaan berbagai kegiatan.  Evaluasi meliputi hasil sosialisasi pemahaman tentang sampah, kegiatan demplot maggot, kegiatan demplot pupuk organik dan kegiatan demplot smart fermentor liquid (SFL). Hasil pengabdian yang diperoleh adalah 1. Pemahaman manfaat sampah : dapat dipilah dan diolah 100%, dapat bernilai rupiah 100%, dapat diolah menjadi produk bermanfaat 100% 2. Pemahaman maggot : maggot dapat makan sampah organik 80%, cara pengolahan sampah organik untuk budidaya maggot 30%, maggot dapat digunakan untuk pakan ikan 100% 3. Pemahaman pupuk  organik : dapat mengurangi pencemaran lingkungan 80%, dapat melindungi tanaman 60%, dapat memperbaiki kualitas tanaman 100% 4. Pemaham SFL : memiliki banyak manfaaat 100%, dapat digunakan sebagai pestisida alami 80%, meningkatkan pertumbuhan tanaman 100%. Kesimpulan adalah program pengabdian memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa sampah dapat diolah menjadi produk yang bernilai ekonomis setelah melalui serangkaian pengolahan sampah. Melalui Graha Sembrani masyarakat dapat memproduksi maggot, pupuk organik dan SFL. Produk-produk ini dapat menjadi pemasukan masyarakat selain dari penjualan sampah anorganik yang dilakukan secara rutin melalui aplikasi Sembrani. Kata kunci: digital; edukasi; pengelolaan; rumah; sampah. Abstract Waste if managed and digitized will have economic value for the community. Sukoanyar Village produces waste that is not managed properly so that it disturbs the community and the environment. The purpose of the program is to empower the community through waste sorting and processing with digital management. The methods used include socialization, introduction and launching of applications, education and training, demplot, selection of sembrani ambassadors, formation of structures and institutions as well as audiences and workshops. The target partner of the program is the waste management community in Sukoanyar Wajak Village, Malang Regency. Program evaluation through interviews and distribution of questionnaires before and after the implementation of various activities. The evaluation includes the results of socialization of understanding about waste, maggot demplot activities, organic fertilizer demplot activities and demplot smart fermentor liquid (SFL) activities. The result of the service obtained is 1. Understanding the benefits of waste: can be sorted and processed 100%, can be worth 100% rupiah, can be processed into 100% useful products 2. Maggot understanding: maggot can eat 80% organic waste, how to process organic waste for maggot cultivation 30%, maggot can be used for fish feed 100% 3. Understanding organic fertilizer: can reduce environmental pollution by 80%, can protect plants by 60%, can improve plant quality by 100% 4. Understanding SFL: has many benefits 100%, can be used as a natural pesticide 80%, increases plant growth 100%. The conclusion is that the service program gives the community an understanding that waste can be processed into products with economic value after going through a series of waste processing. Through Graha Sembrani the community can produce maggots, organic fertilizers and SFL. These products can be a community income other than the sale of inorganic waste which is carried out routinely through the Sembrani application. Keywords: digital; education; management; home; waste.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpmb

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Control & Systems Engineering Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Environmental Science Health Professions Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences Other

Description

SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), ...