At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Vol 10 No 1 (2026): JANUARI-JUNI 2026

Integrasi Ilmu, Amal Dan Adab Dalam Pendidikan Islam: Analisis Pemikiran Syaikh Ihsan Jampes Dalam Kitab Siraj At-Tholibin

Moh Anas Ainul Hakim (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya)
M. Yunus Abu bakar (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia)



Article Info

Publish Date
21 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep integrasi ilmu, amal, dan adab dalam pemikiran Syaikh Ihsan Muhammad Dahlan al-Jampesi yang tertuang dalam Kitab Siraj at-Tholibin, sebuah syarah atas Minhajul Abidin karya Imam Al-Ghazali. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research dan content analysis, penelitian ini menemukan bahwa Syaikh Ihsan membangun epistemologi pendidikan Islam berbasis trilogi yang saling berkelindan: ilmu sebagai petunjuk arah, amal sebagai manifestasi substansial, dan adab sebagai nilai estetika spiritual. Ketiga elemen ini tidak berdiri sendiri, melainkan membentuk siklus transformatif yang menjadi pondasi kurikulum karakter pesantren. Relevansi pemikiran ini dalam konteks pendidikan modern dianalisis melalui korelasinya dengan Kurikulum Merdeka dan penguatan Profil Pelajar Pancasila. Temuan penelitian menunjukkan bahwa warisan intelektual ulama Nusantara dari Pesantren Jampes, Kediri ini menawarkan solusi terhadap krisis moral yang dialami generasi pelajar masa kini. This study aims to analyze the concept of integration of knowledge (ilmu), practice (amal), and ethics (adab) in the thought of Syaikh Ihsan Muhammad Dahlan al-Jampesi as reflected in his work Siraj at-Tholibin, a commentary on Imam Al-Ghazali's Minhajul Abidin. Using a qualitative approach with library research and content analysis methods, this study finds that Syaikh Ihsan constructs an Islamic educational epistemology based on an intertwined trilogy: knowledge as a directional guide, practice as substantive manifestation, and ethics as spiritual aesthetics. These three elements do not stand independently but form a transformative cycle that becomes the foundation of pesantren character curriculum. The relevance of this thought in the context of modern education is analyzed through its correlation with the Merdeka Curriculum and the strengthening of the Pancasila Student Profile. The findings demonstrate that this intellectual legacy from the Jampes Pesantren of Kediri offers a solution to the moral crisis experienced by today's student generation.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

attajdid

Publisher

Subject

Religion Education Environmental Science Library & Information Science Social Sciences

Description

Fokus dan scope: jurnal At-Tajdid merupakan jurnal pendidikan dan pemikiran islam,yang diterbitkan dua kali dalam setahun periode januari – juni, dan juli-desember. At-Tajdid merupakan artikel hasil penelitian dalam bentuk penelitian pengembangan, kualitatif, kuantitatif, studi literatur, aplikasi ...