Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang masih banyak ditemukan di wilayah kerjaPuskesmas Talang Bakung dan dapat menimbulkan komplikasi apabila kadar glukosa darah tidakterkontrol. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadappenurunan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest yang dilaksanakan pada 3-12 Februari 2026 di wilayah kerjaPuskesmas Talang Bakung. Populasi berjumlah 184 pasien dan sampel sebanyak 47 pasien diabetesmelitus tipe 2 rawat jalan dipilih dengan purposive sampling. Intervensi berupa terapi relaksasi ototprogresif, sedangkan kadar glukosa darah diukur menggunakan glucometer sebelum dan sesudahintervensi. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon signed-rank. Rata-rata kadar glukosa darah sebelumintervensi adalah 248,45 mg/dL (230-280 mg/dL) dan sesudah intervensi menurun menjadi 200,36mg/dL (185-225 mg/dL). Hasil uji statistik menunjukkan p value 0,000 (p<0,05). Terapi relaksasi ototprogresif berpengaruh terhadap penurunan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus dandapat dipertimbangkan sebagai intervensi nonfarmakologis pendamping.
Copyrights © 2026