Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya posisi strategis masyarakat lokal di tengah perkembangan industri Kota Cilegon. Salah satu upaya pemberdayaan masyarakat dilakukan oleh Yayasan Rumah Peradaban Banten melalui program pembelajaran Bahasa Inggris gratis. Keberlangsungan program tersebut didukung oleh modal sosial yang dibangun antaraktor yang terlibat. Penelitian ini bertujuan menganalisis modal sosial dalam program pemberdayaan masyarakat di Yayasan Rumah Peradaban Banten Kota Cilegon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian data dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlangsungan program didukung oleh jaringan sosial internal dan eksternal, norma kebersamaan dan tanggung jawab, serta kepercayaan yang dibangun melalui komunikasi terbuka dan partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan program. Temuan penelitian juga menunjukkan terbentuknya modal sosial pengikatan, penjembatan, penghubungan yang mendukung keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan nonformal.
Copyrights © 2026