Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat mendorong pemerintah daerah untuk melakukan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu inovasi pelayanan publik digital yang dikembangkan Pemerintah Kota Surabaya adalah TAKON SOBAT (Tanya Konsultasi Perizinan Solusi Dijawab Melalui WhatsApp), yaitu layanan konsultasi perizinan berbasis WhatsApp. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan atribut inovasi pada Program TAKON SOBAT berdasarkan Teori Atribut Inovasi Rogers. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pihak DPMPTSP Kota Surabaya serta masyarakat pengguna layanan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program TAKON SOBAT telah memenuhi lima atribut inovasi menurut Rogers. Pada aspek relative advantage, layanan ini memberikan kemudahan, kecepatan, dan efisiensi dalam konsultasi perizinan. Pada aspek compatibility, inovasi ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung transformasi digital pelayanan publik.
Copyrights © 2026