Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum
Vol 4 No 4 (2026): 2026

Analisis Tasybih dalam Surah Al-Waqi'ah: Kajian Ilmu Bayan dan Implikasinya terhadap Penafsiran Ayat

Reni Dwita Putri (UIN Sultan Syarif Kasim Riau)
Lilis Suryani (UIN Sultan Syarif Kasim Riau)
Nurjannah Harahap (UIN Sultan Syarif Kasim Riau)
Agustiar Agustiar (UIN Sultan Syarif Kasim Riau)



Article Info

Publish Date
06 Jul 2026

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan tasybih (perumpamaan) dalam Surah Al-Waqi'ah sebagai salah satu perangkat retoris yang paling penting dalam ilmu bayan Al-Qur’an. Keunggulan sastra Al-Qur’an tidak hanya terletak pada kandungan teologisnya, tetapi juga pada penggunaan bahasa figuratif yang sangat kaya, khususnya tasybih, yang berfungsi sebagai instrumen semantik untuk menyampaikan realitas abstrak melalui gambaran yang konkret. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan jenis-jenis tasybih dalam empat ayat pilihan Surah Al-Waqi'ah (ayat 23, 54, 58–59, dan 65) serta mengkaji implikasinya terhadap penafsiran Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi kepustakaan yang bersumber dari karya-karya balaghah klasik seperti Jawahir al-Balaghah dan Al-Idah fi 'Ulum al-Balaghah, serta referensi tafsir utama seperti Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Ath-Thabari, dan Tafsir Al-Misbah. Hasil penelitian menunjukkan adanya empat jenis tasybih yang berbeda, yaitu: tasybih mursal mufashal pada ayat 23 (bidadari diumpamakan seperti mutiara yang tersimpan), tasybih mursal mufashal tamtsil pada ayat 54 (penghuni neraka diumpamakan seperti unta yang mengidap penyakit haus yang tidak pernah terpuaskan), tasybih baligh tamsili idmari pada ayat 58–59 (ketidakberdayaan manusia yang diungkapkan melalui pertanyaan retoris), dan tasybih mursal mufashal tamtsil pada ayat 65 (tanaman yang subur diumpamakan seperti jerami yang hancur). Setiap bentuk tasybih berfungsi sebagai tawdhih (penjelasan), taqrir (penegasan), dan tashwir (penggambaran yang hidup), sehingga memperdalam pemahaman terhadap makna ayat secara signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa analisis tasybih merupakan unsur yang sangat penting untuk memahami makna Al-Qur’an secara komprehensif dan menjadi salah satu dimensi utama kemukjizatan retorisnya (i'jaz balaghiy).

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

AlZayn

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dengan e-ISSN 3026-2917 p-ISSN 3026-2925 Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal akses terbuka peer-reviewed dan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan ...