Penentuan harga pokok produksi yang akurat merupakan aspek krusial dalam keberlangsungan usaha pengolahan beras. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penentuan harga pokok produksi dan harga jual produk beras pada UD Sari Nadi menggunakan metode full costing. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UD Sari Nadi selama ini hanya memperhitungkan biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja dalam penetapan harga pokok produksi, tanpa memasukkan biaya overhead pabrik. Setelah diterapkan metode full costing yang mencakup seluruh komponen biaya—biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, serta biaya overhead pabrik seperti listrik, air, bensin, pengemasan, penyusutan mesin, dan perawatan mesin—diperoleh selisih harga pokok produksi sebesar Rp700 per kilogram dibandingkan metode perusahaan, dengan selisih harga jual yang sama. Penerapan metode full costing terbukti menghasilkan perhitungan yang lebih akurat dan mencerminkan seluruh biaya produksi yang sesungguhnya, sehingga dapat menjadi acuan penetapan harga jual yang tepat demi memaksimalkan laba UD Sari Nadi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026