Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akunatnsi biaya dalam perhitungan biaya produksi dan pendapatan usahatani jeruk di desa Bayung Gede, Kecamatan Kintamani. Penelitian ini menggunkan metode deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 10 petani jeruk yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan perhitungan biaya produksi, pendapatan, dan R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi biaya pada usahatani jeruk masih dilakukan secara sederhana karena petani belum melakukan pencatatan biaya yang terstruktur. Rata-rata total biaya produksi yang dikeluarkan petani sebesar Rp12.548.600 dan rata-rata total penerimaan sebesar Rp30.100.000 sehingga diperoleh rata-rata pendapatan sebesar Rp17.551400 per musism produksi. Hasil analisis R/C ratio sebesar 2,4 menunjukkan bahwa usahatani jeruk layak dan menguntungkan untuk diusahakan. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan akuntansi biaya dapat membantu petani mengetahui biaya produksi dan pendapatan secara lebih akurat sehingga mendukung pengelolaan usahatani yang lebih efesien dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026