Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan penyerapan tenaga kerja. Berdasarkan data UMKM Provinsi DKI Jakarta tahun 2024, terdapat 298.893 UMKM yang tersebar pada berbagai jenis usaha. Banyaknya jumlah serta keragaman sektor usaha menyebabkan pemerintah daerah menghadapi kendala dalam menentukan sektor UMKM yang perlu diprioritaskan untuk memperoleh program pengembangan secara objektif dan tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk menentukan sektor UMKM prioritas pengembangan di DKI Jakarta menggunakan metode Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART). Kriteria yang digunakan meliputi jumlah UMKM, kontribusi terhadap total UMKM, jumlah pengusaha unik, dan konsistensi kemunculan sektor usaha. Proses pengambilan keputusan dilakukan melalui pembobotan kriteria, normalisasi nilai utilitas, perhitungan nilai preferensi, dan perangkingan alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor Makanan dan Minuman memperoleh nilai prioritas tertinggi dengan jumlah pelaku usaha sebanyak 135.295 unit atau sebesar 45,27% dari total UMKM yang terdata. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode SMART mampu menghasilkan rekomendasi prioritas sektor UMKM secara objektif, terukur, dan transparan sehingga dapat membantu pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pengembangan UMKM yang lebih efektif.
Copyrights © 2026