Permasalahan fundamental yang dialami oleh Cafe 1/2 Kopi Tiam Sepakat adalah pengelolaan manajemen persediaan bahan baku yang masih bergantung sepenuhnya pada pencatatan manual menggunakan medium buku besar konvensional. Pendekatan usang ini memicu serangkaian kendala operasional, mulai dari tingginya probabilitas kesalahan pencatatan oleh staf (human error), kesulitan pihak manajerial dalam melacak jumlah sisa stok fisik aktual secara cepat dan presisi, hingga risiko fatal berupa kehilangan atau kerusakan dokumen fisik yang mengacaukan audit bulanan. Sebagai solusi komprehensif, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sebuah Sistem Informasi Stok Bahan Baku terkomputerisasi berbasis web dengan memanfaatkan Framework Laravel dan pangkalan data MySQL. Metodologi yang diaplikasikan dalam pengembangan perangkat lunak ini adalah model Waterfall klasik yang sistematis. Proses validasi kelayakan sistem dieksekusi melalui metode Black-Box Testing untuk menguji fungsionalitas logika, dan User Acceptance Test (UAT) untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna. Hasil pengujian Black-Box mengonfirmasi bahwa seluruh fitur beroperasi tanpa kecacatan (bug-free). Selanjutnya, evaluasi UAT yang melibatkan 12 responden internal kafe mencatatkan skor empiris sebesar 531 dari total 565 poin, yang menghasilkan persentase kelayakan absolut sebesar 94,63%. Angka ini membuktikan bahwa perangkat lunak yang dibangun masuk ke dalam kategori sangat layak dan secara efektif berhasil mengotomatisasi sirkulasi logistik, mengeliminasi kesalahan entri data melalui fitur Preset Barang, serta mengamankan jejak manipulasi data melalui penerapan Log Aktivitas (Audit Trail).
Copyrights © 2026