Program urban farming merupakan salah satu dari upaya pemerintah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan mereka dibidang pangan. Salah satu usaha dengan melakukan budidaya ikan dalam ember (BUDIKDAMBER). BUDIKDAMBER menjadi alternatif tepat untuk mengatasi keterbatasan lahan. Teknik ini memerlukan biaya yang sedikit, namun memberikan hasil panen yaitu berupa ikan dan sayur. LKSA Nurul Husna Jember mempunyai tiga masalah prioritas: (1) keterbatasan anggaran untuk pemenuhan pangan bergizi (2) perlu dicarikan alternatif cara bercocok tanam yang memungkinkan untuk memanfaatkan lahan sempit (3) kurangnya ilmu pengetahuan dan keterampilan tentang BUDIKDAMBER. Tujuan PKMS: (1) pemanfaatan lahan di sekitar LKSA sebagai sumber mandiri pangan (2) memanfaatkan lahan sempit di LKSA Nurul Husna untuk BUDIKDAMBER (3) meningkatkan pengetahuan dan skill keterampilan pengurus dan anak-anak LKSA tentang BUDIKDAMBER dan teknik budidayanya untuk menambah pendapatan. Metode pelaksanaan (1) pendampingan untuk mendorong pemanfaatan lahan di sekitar LKSA dalam meningkatkan ketahanan pangan untuk mandiri pangan (2) penyuluhan terkait BUDIKDAMBER dan teknik budidaya kepada pengurus dan anak-anak LKSA (3) pelatihan BUDIKDAMBER dan teknik budidayanya kepada pengurus dan anak-anak LKSA. Target luaran program: (1) 80% dari pengurus dan anak-anak LKSA mandiri pangan (2) lahan sempit LKSA termanfaatkan dengan BUDIKDAMBER (3) tercapai 80% dari pengurus dan anak-anak LKSA mempunyai pengetahuan dan skill keterampilan dalam menerapkan BUDIKDAMBER dan teknik budidayanya untuk menambah pendapatan.
Copyrights © 2026