Persalinan merupakan proses fisiologis yang kompleks, penurunan kepala janin dan lama persalinan menjadi indikator penting dalam menentukan keberhasilan persalinan normal. Persalinan lama menjadi salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas maternal, terutama akibat lambatnya penurunan kepala janin. Metode non-farmakologis seperti Prenatal Yoga Couple dan Rebozo menawarkan alternatif alamiah untuk memperbaiki posisi janin dan mempercepat kemajuan persalinan. Penelitian ini bertujuan menganalisis Effektifitas Prenatal Yoga Couple dan Rebozo terhadap lama persalinan kala I fase aktif. Metode: Metode Penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperiment with control, Two Group Posttest Only. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel berjumlah 44 responden yang terbagi dalam kelompok intervensi (n=22) dan kelompok kontrol (n=22). Pada kelompok intervensi menerima kombinasi Prenatal Yoga Couple dan Rebozo, sedangkan kelompok kontrol sesuai dengan standar Asuhan Persalinan Normal (APN). Analisis data menggunakan uji Mann Whitney pada analisis bivariat dan regresi logistik ganda pada analisis multivariat. Analisis Mann Whitney diperoleh nilai Sig. (2-tailed) (p value) = 0,003 dan 0,000 hal tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan Prenatal Yoga Couple dan Rebozo penurunan kepala janin dan lama persalinan kala 1 fase aktif. Terdapat Effektifitas yang signifikan Prenatal Yoga Couple dan Rebozo terhadap lama persalinan kala 1 fase aktif.
Copyrights © 2026