Daun sirsak (Annona muricata L.) dan daun salam (Syzygium polyanthum) mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi menurunkan kadar kolesterol darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi ekstrak etanol daun sirsak dan daun salam terhadap kadar kolesterol total serum tikus galur Wistar model hiperlipidemia. Penelitian eksperimental ini menggunakan rancangan post test only with control group design. Sebanyak 25 ekor tikus putih jantan galur Wistar dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol sehat, kontrol sakit, ekstrak daun sirsak 100 mg/kgBB, ekstrak daun salam 720 mg/kgBB, dan kombinasi kedua ekstrak. Hiperlipidemia diinduksi menggunakan pakan tinggi lemak dan propiltiourasil (PTU), kemudian perlakuan diberikan selama 30 hari. Kadar kolesterol total serum diukur dengan metode CHOD-PAP dan dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA dilanjutkan uji post hoc LSD. Hasil penelitian menunjukkan rerata kadar kolesterol total pada kelompok kontrol sehat, kontrol sakit, ekstrak daun sirsak, ekstrak daun salam, dan kombinasi berturut-turut sebesar 50,0 ± 6,20; 91,0 ± 18,88; 61,4 ± 10,28; 53,6 ± 8,35; dan 46,0 ± 6,00 mg/dL. Terdapat perbedaan signifikan antar kelompok (p<0,001). Kelompok kombinasi menunjukkan penurunan kadar kolesterol yang lebih baik dibandingkan kelompok ekstrak daun sirsak tunggal (p=0,039), namun tidak berbeda signifikan dibandingkan kelompok ekstrak daun salam tunggal. Disimpulkan bahwa kombinasi ekstrak etanol daun sirsak dan daun salam efektif menurunkan kadar kolesterol total pada tikus model hiperlipidemia dan menunjukkan efektivitas yang lebih baik dibandingkan ekstrak daun sirsak tunggal.
Copyrights © 2026