Perlu dimiliki guru sebagai bagian dari pengembangan profesional berkelanjutan. Melalui kegiatan menulis, guru dapat mendokumentasikan pengalaman pembelajaran, mengembangkan inovasi, serta menyebarluaskan praktik baik yang telah diterapkan di sekolah. Namun, hasil identifikasi awal menunjukkan bahwa masih banyak guru sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam menyusun karya tulis ilmiah, terutama dalam menentukan topik, menyusun sistematika penulisan, menggunakan referensi ilmiah, dan mengembangkan hasil penelitian ke dalam bentuk artikel yang layak publikasi. Kondisi tersebut juga ditemukan pada guru-guru SD di wilayah Banten Raya yang sebagian besar belum memiliki pengalaman menulis karya ilmiah secara mandiri. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menyusun karya tulis ilmiah melalui pelatihan yang memadukan penyampaian materi, praktik penulisan, dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan metode pelatihan partisipatif yang meliputi tahap analisis kebutuhan, pemberian materi, praktik penyusunan artikel ilmiah, pendampingan, dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 75 guru sekolah dasar yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Banten Raya. Evaluasi dilakukan melalui pretest, posttest, observasi, dan penilaian terhadap produk tulisan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam penulisan karya ilmiah. Nilai rata-rata pretest sebesar 56,8 meningkat menjadi 84,3 pada posttest. Selain itu, sebagian besar peserta berhasil menyusun draft artikel ilmiah sesuai dengan kaidah akademik. Kegiatan ini juga meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri guru untuk menulis dan mempublikasikan karya ilmiah. Dengan demikian, pelatihan penulisan karya tulis ilmiah terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi profesional guru serta mendukung tumbuhnya budaya akademik di lingkungan sekolah dasar.
Copyrights © 2026