Penelitian ini membahas karakteristik dan metodologi penafsiran dalam empat kitab tafsir klasik, yaitu Tafur At-Thobari, Tafar Ibn Katsir, Tafsir Al-Karyyaf, serta Tasfir Al Ourtnie, Keempat kitab tafsir tersebut memiliki pengaruh besar dalam perkembangan ilmu tafsir dan menunjukkan corak penafsiran yang berbeda sesuai dengan latar belakang keilmuan para mufasirnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik serta metode penafsiran yang digunakan daları ketiga kitab tafsir tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yaitu dengan menganalisis sumber-sumber literatur yang berkaitan dengan tafsir At Thobari, Ibn Katsir, Al-Kasysyaf, dan Al-Qurtubi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tafsir At-Thobari dikenal dengan perdekatan tafsir bil ma'tsur yang kuat dengan banyak meriwayatkan pendapat sahabat dan tabiin. Tafsir Ibn Katsir juga menggunakan pendekatan tafsir bil ma'tsur, namun dengan seleksi riwayat yang lebih ketat. Tafsir Al-Kasysyaf menonjolkan pendekatan bahasa dan balaghah dengan corak tafsir bil ra'yi, sedangkan tafsir Al-Qurtubi dengan menggunakan fiqh dan hukum. Dengan demikian, keempat kitab tafsir tersebut merniliki karakteristik dan metodologi yang berbeda namun saling melengkapi dalam khazanah ilmu Tafsir.
Copyrights © 2026