An-Nisbah : Jurnal Perbankan Syariah
Vol. 7 No. 2 (2026): An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah

Pengaruh Inflasi, Suku Bunga (BI Rate), dan Non Performing Pinancing (NPF) Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah Di Indonesia (Periode 2020-2024)

Asriani (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung)
Ahmad Hazas Syarif (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung)
Weny Rosilawati (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung)



Article Info

Publish Date
06 Jul 2026

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Inflasi, BI Rate, dan Non Performing Financing (NPF) terhadap Profitabilitas pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah fluktuasi tingkat profitabilitas perbankan syariah yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro serta risiko pembiayaan yang dihadapi oleh bank. Perubahan tingkat inflasi dan suku bunga (BI Rate) dapat mempengaruhi aktivitas pembiayaan dan penghimpunan dana bank, sementara tingginya tingkat Non Performing Financing (NPF) dapat menurunkan kinerja keuangan dan profitabilitas bank syariah. Sampel penelitian terdiri dari 7 Bank Umum Syariah dengan total 35 observasi yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel yang diolah menggunakan perangkat lunak Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai koefisien sebesar 0,586584 dan probabilitas 0,2039. Suku bunga (BI Rate) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai koefisien 0,021637 dan probabilitas 0,9807. Sementara itu, Non Performing Financing (NPF) berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai koefisien -0,328638 dan probabilitas 0,3700. Secara simultan, variabel inflasi, BI Rate, dan NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah yang ditunjukkan oleh nilai Prob F-statistic sebesar 0,369989 > 0,05. Selain itu, nilai Adjusted R-squared sebesar 0,007435 menunjukkan bahwa kemampuan ketiga variabel independen dalam menjelaskan variasi profitabilitas masih sangat rendah, sehingga terdapat faktor lain di luar model penelitian yang lebih memengaruhi profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia.Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi makro dan pengelolaan risiko pembiayaan menjadi faktor penting dalam menentukan tingkat profitabilitas perbankan syariah. kata kunci : Inflasi, BI Rate, Non Performing Financing, Profitabilitas, Bank Umum Syariah.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

nisbah

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

An-Nisbah merupakan jurnal khusus yang dibuat guna memberikan berbagai pengetahuan ilmiah berkaitan dengan perbankan syariah. Dengan adanya jural An-Nisbah ini diharapkan akan dapat memberikan berbagai pengetahuan dalam bentuk artikel ilmiah mencakup berbagai permasalahan dan solusi tentang ...