Proses evaporasi merupakan salah satu tahap penting dalam industri pengolahan gula, di mana efisiensi energi menjadi faktor penentu utama keberhasilan operasional. PG Modjopanggoong Tulungagung menerapkan sistem Quadruple effect evaporator untuk meningkatkan efisiensi termal dan menurunkan konsumsi energi. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kebutuhan luas permukaan pemanas pada masing-masing efek evaporator dan mengevaluasi kesesuaian antara hasil perhitungan dengan data aktual di lapangan. Metode pengolahan data dilakukan dengan pendekatan neraca massa, neraca energi, serta perhitungan koefisien perpindahan panas secara teoritis. Hasil menunjukkan bahwa kebutuhan luas permukaan pemanas untuk masing-masing efek adalah A1 sebesar 629,06 m², A2 sebesar 614,20 m², A3 sebesar 672,57 m², dan A4 sebesar 572,19 m², yang seluruhnya masih berada dalam batas spesifikasi peralatan pabrik. Nilai steam economy sebesar 3,93 menunjukkan efisiensi yang baik. Penelitian ini dapat menjadi dasar evaluasi dan perawatan sistem evaporator secara berkala untuk menjamin performa optimal.
Copyrights © 2026