Distilat: Jurnal Teknologi Separasi
Vol. 12 No. 2 (2026): June 2026

PEMBUATAN EDIBLE FILM ANTIBAKTERI DARI EKSTRAK BAWANG PUTIH BERBAHAN BAKU GLUKOMANAN DENGAN KOMBINASI KITOSAN, SORBITOL, DAN GELATIN

Almas Salsabilla Maulidya (Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl.Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia)
Reza Dyota Ahmad (Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No.9, Malang 65141, Indonesia)
Eko Dwi Wahyu Saputro (Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No.9, Malang 65141, Indonesia)
Mokhamad Abiyyu Bilkhaq (Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No.9, Malang 65141, Indonesia)
Dyah Ratna Wulan (Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No.9, Malang 65141, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Kerusakan bahan pangan akibat pengaruh fisika, kimia, dan biologi dapat diminimalisir melalui penggunaan  kemasan edible film yang terbuat dari tepung glukomanan sehingga aman bagi kesehatan dan juga ramah lingkungan. Namun, edible film dari tepung glukomanan mudah terkontaminasi gas, kurang elastis, dan rawan sobek, sehingga perlu bahan tambahan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh bahan tambahan edible film dari tepung glukomanan untuk memperoleh edible film yang sesuai dengan standar. Penelitian ini pembuatan edible film melalui metode eksperimental yang meliputi tahapan pencampuran seluruh bahan, pemanasan suhu 80 , pencetakan larutan dan pengeringan suhu 60 . Analisis dilakukan dengan menggunakan variabel bebas berupa konsentrasi kitosan (0,5-1,5% (b/v)) dan ekstrak bawang putih (1- 3% (v/v)) serta variabel tetap berupa komposisi tepung glukomanan (2% (b/v)), sorbitol (3% (v/v)), gelatin ayam (4% (b/v)), dan minyak kelapa sawit (1% (v/v)). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kitosan dan ekstrak bawang putih berpengaruh signifikan terhadap ketebalan. Kitosan juga meningkatkan elongasi dan sifat antibakteri edible film. Kitosan sebesar 0,50% (b/v), dan konsentrasi ekstrak bawang putih sebesar 1% (v/v) menghasilkan edible film yang memenuhi standar JIS Z1707, 1975 dengan nilai kuat tarik sebesar 0,5031 kgf/mm2, ketebalan 0,22 mm, elongasi 102,39%, dan laju transmisi uap air 1,03 g/m2/24 jam.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

distilat

Publisher

Subject

Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering

Description

Distilat: Jurnal Teknologi Separasi is an Open Access Journal with manuscripts in the form of research articles, literature review, or case reports that have not been accepted for publication or even published in other scientific ...